RS UMM
Rumah Sakit Muhammadiyah yang berdiri sejak 20
Januari 2008 terus meningkatkan pelayanannya. Yakni dengan melengkapi fasilitas
dan pelayanan di rumah sakit. Selanjutnya, RS Muhammadiyah juga berupaya
melengkapi sarana dan prasarana ruangan UGD yang memadahi. Baik untuk ibu
hamil, proses bersalin, nifas, bayi, dan ruang UGD yang buka selama 24 jam.
Pembangunan Rumah Sakit ini direncanakan untuk kegiatan pendidikan kedokteran
dan ilmu-ilmu kesehatan dengan menerima pasien umum.Fasilitas yang ada
adalah bangunan utama untuk pelayanan kesehatan, training centre, auditorium,
paviliun, masjid, taman, parkir dan pusat kebugaran.
DI mana rumah sakit muhammadiyah malang telah di
resmkikan oleh dua tokoh nasional yaitu ibu megawati soekarnoputri dan bapak
jusuf kalla, Kala itu beliau adalah calon wakil presiden pada pemilihan pilpres
pada tahun 2014 yang lalu. dan kedua tokoh tersebut sangat mengapresiasi kepada
muhammadiyah yang telah mampu memberikan kontribusi kepada bangsa
indonesia khususnya di bidang kesehatan yang dimiliki lembaga pendidikan
muhammadiyah. Dan beliau berpesan pula untuk selalu menambah tenaga tenaga
medis yang propesional dan para ahli di bidang kesehatan.
Masjid ini terletak di dalam Komplek Rumah Sakit Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang di di Jl. Tlogomas, sekitar 500 meter dari kampus III Universitas Muhammadiyah Malang.
Nama KHM Bedjo untuk masjid baru UMM
nampaknya dimaksudkan untuk membangkitkan semangat keteladanan Kyai Bedjo
tersebut. Tak sekedar ilmuwan keagamaan, Kyai Bedjo juga aktivis yang
kritis.Dalam buku Siapa & Siapa 50 Tokoh Muhammadiyah Jawa Timur (2007),
disebutkan dalam berdakwah KHM Bedjo tidak hanya di mimbar-mimbar masjid,
tetapi juga di sekolah, kampus dan radio serta tulisan di media massa. “Salah
satu tulisannya ‘Islam Sontoloyo’ di Suara Muhammadiyah sempat membuat majalah
itu dibreidel oleh presiden Soekarno,” sebut buku tersebut.
Komplek rumah sakit tempat dimana Masjid tersebut
berada nantinya akan dijadikan pusat pelayanan kesehatan yang menjangkau semua
lapisan masyarakat.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar